Kembali
Caption Hikmah

Mengapa Wabah Corona Terjadi dalam Hidup Saya?

Oleh : Cahyadi Takariawan

Masih banyak masyarakat bertanya, “Mengapa wabah corona terjadi dalam kehidupan saya?” Anda mau tahu jawabannya? Mari saya ajak Anda semua untuk sedikit belajar dari seorang Arthur Ashe (1943 -1993).

Ia adalah petenis kulit hitam dari Amerika yang berhasil memenangkan tiga gelar juara Grand Slam, yaitu US Open (1968), Australia Open (1970), dan Wimbledon (1975).Pada tahun 1979 ia terkena serangan jantung yang mengharuskannya menjalani operasi bypass. Setelah dua kali operasi, bukannya sembuh ia  malah harus menghadapi kenyataan pahit, terinfeksi HIV melalui transfusi darah yang ia terima.

Seorang penggemarnya menulis surat kepadanya, “Mengapa Tuhan memilihmu untuk menderita penyakit itu?”

Ashe menjawab, “Di dunia ini ada 50 juta anak yang ingin bermain tenis, di antaranya 5 juta orang yang bisa belajar bermain tenis, 500 ribu orang belajar menjadi pemain tenis profesional, 50 ribu datang ke arena untuk bertanding, 5000 mencapai turnamen grandslam, 50 orang berhasil sampai ke Wimbeldon, empat orang di semifinal, dua orang berlaga di final”.

”Dan ketika saya mengangkat trofi Wimbledon”, lanjut Ashe, “Saya tidak pernah bertanya kepada Tuhan : Mengapa saya? Jadi ketika sekarang saya dalam kesakitan, tidak seharusnya juga saya bertanya kepada Tuhan : Mengapa saya?”

Tiba saatnya bertanya, apakah kita mampu bersikap positif seperti Ashe? Mungkin kita merasa sangat jauh untuk membandingkan diri kita dengan generasi salaf, apalagi para sahabat, apalagi Nabi saw. Masyaallah, dimana posisi diri kita dibanding mereka yang sangat istimewa?

Bandingkan diri Anda dengan seorang Ashe saja. Bisa jadi, dia bukan siapa-siapa dalam kehidupan Anda. Cobalah bersikap jujur, bagaimana penilaian Anda atas sikap positif Ashe terhadap ujian hidup yang ia terima?

Jadi, masihkan Anda bertanya, “Mengapa wabah corona terjadi dalam penggal kehidupan saya? Mengapa saya harus mengalami masa dimana terjadi wabah Corona seperti ini? Mengapa harus terjadi dalam hidup saya?”

Sekarang, berhentilah bertanya. Hadapi saja.

Bahan Bacaan

Arthur Ashe, Arnold Rampersad, Days of Grace: A Memoir, Ballantine Books, 1994

Ditulis oleh Cahyadi Takariawan

Dipublikasikan di RUANG KELUARGA. Media edukasi keluarga, parenting, dan keharmonisan rumah tangga.