@ Cahyadi Takariawan
Maafkan orang-orang yang berbuat salah kepadamu, karena mungkin saja mereka tidak tahu. “Maka maafkanlah dan berlapang dadalah” (QS. Al-Baqarah: 109).
Maafkan orang-orang yang menyakiti hatimu, karena permaafan itu menambah kemuliaanmu. “Karena itu maafkanlah mereka dan mohonkanlah ampunan untuk mereka” (QS. Ali Imran: 159).
Maafkan orang-orang yang memfitnahmu, karena Allah akan meninggikan derajatmu dengan fitnah itu. “Maka maafkanlah mereka dan biarkan mereka” (QS. Al-Ma’idah: 13).
Maafkan orang-orang yang menjelekkanmu, karena kamu tidak akan menjadi jelek karena itu. “Maka maafkanlah (mereka) dengan cara yang baik” (QS. Al-Hijr: 85).
Maafkan orang-orang yang melukai perasaanmu, karena luka itu akan mendewasakanmu. “Barangsiapa memaafkan dan berbuat baik (kepada orang yang berbuat jahat) maka pahalanya dari Allah” (QS. Asy-Syura: 36-43).
Maafkan orang-orang yang menghinamu, karena kamu tidak akan menjadi hina karena itu. “Hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak suka bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS. An-Nur: 22).
Maafkan orang-orang yang mempermalukanmu, kelak mereka yang akan malu. “Dan jika kamu memaafkan dan kamu santuni serta ampuni (mereka), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS. At-Taghabun: 14).
Maafkan orang-orang yang mencelamu, karena kamu tidak akan tercela karena itu. “Maka berpalinglah dari mereka dan katakanlah, “Salam.” Kelak mereka akan mengetahui” (QS. Az-Zukhruf: 89).
Maafkan orang-orang yang mengghibah dirimu, karena itu akan mengurangi dosa-dosamu. “Aku akan memohonkan ampunan bagimu kepada Tuhanku. Sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Yusuf: 97-98)
Maafkanlah mereka semua, agar engkau mendapat kemuliaan. “Dan tidaklah Allah menambah kepada seorang hamba karena memaafkan, kecuali kemuliaan, dan tiada seorang yang rendah hati (tawadhu) karena Allah, melainkan akan diangkat oleh Allah” (HR. Muslim).